Posted on

Ketahui Penyebab Laptop Sering Not Responding dan Cara Mengatasinya

Laptop atau komputer not responding, adalah error ketika Windows macet, hang atau tidak merespon sama sekali. Not responding umumnya ditemui ketika kita sedang membuka suatu aplikasi pihak ketiga.

Selain itu juga, not responding dapat terjadi di program sistem. Seperti Windows Explorer. Dalam penggunaan komputer atau laptop sehari-hari, pesan not respond bisa sangat mengganggu.

Untuk mengatasinya, di artikel ini kita akan mengetahui caranya. Tapi sebelum itu ketahui dulu ya apa penyebabnya.

Penyebab Komputer atau Laptop not Responding

Pesan not respond dan sistem hang sebenarnya bisa disebabkan karena berbagai hal. Mulai dari masalah sistem hingga masalah komponen.

Contoh masalah sistem ialah Windows yang terlalu banyak file sampah, sistem terkena virus, dan lain-lain. Kemudian untuk masalah komponen bisa disebabkan karena harddisk yang bermasalah, atau kerusakan pada kipas processor.

Jika sistem sedang not respon, kamu akan menemui dua kemungkinan. Pertama kursor masih bisa kamu gerakkan. Dan yang kedua kursor tidak bisa kamu gerakkan.

Cara Mengatasi Komputer atau Laptop not Responding

Untuk mengatasi komputer atau laptop hang, serta tidak merespon, kamu ikuti saja langkah-langkah yang akan diberikan ini.

1. Bersihkan File Sampah

Pertama kamu harus membersihkan file sampah terlebih dulu. File sampah pada sistem, dapat membuat komputer atau laptop menjadi melambat performanya. Dan lambat laun dapat membuat sistem menjadi hang hingga not respon.

Untuk cara membersihkan file sampahnya, dilansir dari salah satu web teknologi Uplotify, kamu bisa mengecek folder Temp, kemudian menghapus semua data yang ada di sana.

Caranya yaitu tekan tombol Windows + R, ketik Temp, kemudian klik OK. Setelah masuk ke folder Temp, tekan Ctrl + A kemudian klik kanan dan pilih Delete.

Setelah file sampah terhapus, restart komputer atau PC kamu. Kemudian cek perbedaan hasilnya.

2. Kurangi Penggunaan Aplikasi

Penggunaan aplikasi yang terlalu banyak juga dapat berdampak ke komputer atau laptop yang jadi hang dan tidak merespon.

Kondisi ini terjadi ketika penggunaan memori dari aplikasi yang dijalankan, melampaui resource dari memori (RAM) di PC atau laptop kamu.

Misalnya RAM PC atau laptop kamu ukurannya 8GB, untuk sistem terpakai 2GB, berarti sisa 6GB. Nanti ketika kamu memakai memori 6GB tersebut (seluruhnya) dengan menjalankan aplikasi, maka akan terjadilah masalah hang dan not respon.

Untuk cara mengurangi penggunaannya, kamu bisa tekan tombol Ctrl + Alt + Del, kemudian klik Task Manager. Klik kanan pada aplikasi yang memakan RAM, kemudian kamu pilih End Task.

3. Periksa Suhu CPU

CPU ketika terlalu panas, akan membuat kinerjanya menjadi menurun. Dan jika CPU tersebut tidak stabil, maka akan terjadi masalah hang hingga not respon.

Untuk itu sangat penting agar kamu selalu menjaga suhu CPU supaya tetap dingin. Di sini tentu kamu perlu mengecek suhu CPUnya. Caranya pakai aplikasi CoreTemp.

Install aplikasi CoreTemp kemudian buka. Cek suhu CPU di sana. Temperatur normalnya sekitar 50 sampai 70c. Jika di atas itu, maka CPU bisa dikatakan sudah overheat. Kamu harus mendinginkannya.

4. Periksa Harddisk

Harddisk sangat berpengaruh ke performa komputer atau laptop secara keseluruhan. Jika harddisk rusak, maka dapat membuat komputer atau laptop menjadi lambat hingga hang.

Untuk itu, coba kamu periksa harddisk yang dipakai masih normal atau tidak. Caranya mudah, gunakan HDTune, HDD Sentinel atau aplikasi sejenisnya.

Di sana kamu bisa melihat laporan apakah harddisk masih dalam keadaan normal atau tidak.

5. Bawa ke Tempat Service

Jika kamu mengalami masalah not responding dikarenakan sebab lain, misalnya ada kerusakan pada suatu komponen, atau error pada sistem operasi, maka disarankan agar kamu membawa komputer atau laptop yang dipakai ke tempat service.

Hal ini bertujuan agar laptop atau komputer tersebut bisa dicek dan diperbaiki lebih lanjut. Misalnya untuk penggantian komponen, maupun install ulang sistem.

Komputer atau laptop hang, akan membuat penggunaannya menjadi tidak optimal. Jika kamu merasa terganggu akan masalah ini, kamu bisa mengikuti panduan tadi, yang semoga bisa membantu mengatasi masalahnya.