Posted on

Doa Menghilangkan Santet Dalam Tubuh

 

Dalam pendidikan agama islam tentunya Anda diajarkan mengenai berbagai doa. Baik itu doa makan, doa wudlu, doa sebelum tidur, dan lain sebagainya. Namun pernahkah Anda mendengar doa menghilangkan santet dari dalam tubuh? Mungkin sebagian dari Anda baru mengetahui doa tersebut, namun sebelum itu, mari Anda mengetahui apa itu santet?

Santet sendiri sejenis ilmu hitam, sihir yang mana dikirimkan dari seorang dukun untuk orang tertentu yang menjadi targetnya. Allah SWT sangat tidak menyukai perbuatan santet. Hal ini dikarenakan merupakan tanda bersekutu dengan setan. Maka dari itu, dalam agama Islam, santet ini bersifat haram dilakukan.

Selain menyekutukan Allah, perbuatan santet tersebut juga dapat membahayakan banyak orang. Maka dari itu Anda tidak baik untuk melakukan santet-menyantet. Nah, setelah Anda mengetahui apa itu santet, sekarang saatnya Anda mengetahui doa menghilangkan santet dari dalam tubuh. Dalam pendidikan agama Islam terdapat beberapa doa untuk menghilangkan santet

  • Membaca Al-Qur’an dan Zikir

Doa menghilangkan santet yang dapat Anda baca yaitu dengan membaca beberapa surah dan ayat yang ada di dalam Al-Qur’an. Cara ini juga dikenal dengan nama rukiyah. Rukiyah inilah yang mampu menghilangkan santet dari tubuh. Surah dalam Al-Qur’an yang mampu mencegah santet yaitu Al-fatihah, Al-ikhlas, Al-Falaq, Surah Al-Baqarah ayat 163-164, dan surah Annas.

Agar terhindar dari gangguan santet dan sihir, Anda baca tersebut setiap malam. Setelah membaca surat tersebut, tiupkan udara dari mulut ke tangan dan usapkan ke seluruh tubuh. Selain membaca Alqur’an, dalam rukiyah, Anda juga haru membaca zikir yang mudah menurut Anda. Pastikan juga untuk membacanya secara ikhlas dan istikamah agar cepat pulih.

Cara rukiyah ini ternyata telah tertulis di hadist riwayat Daud nomor 2884 dan Tirmidzi nomor 257, yang berisi, “Tidak ada rukiyah kecuali pada penyakit karena mata hasad (dengki) atau karena sengatan bintang.

  • Membaca doa penangkal santet

Doa berikutnya yaitu doa Nabi Muhammad SAW untuk cucunya, Hasan dan Husain. Doa yang di panjatkan oleh Nabi Muhammad SAW ini merupakan doa yang mampu menagnkal sihir dari anggota keluarga dan rumah. Berikut ini bacaan dari doa tersebut

Audzubikalimaatillahittommati min kullisyathoninwahaammatinwa min kulit ainin laammmation.

Penyebab santet itu bisa beraneka ragam. Santet dan sihir juga dapat dalam dan membahayakan banyak orang tanpa melihat identitas orang tersebut. Namun umumnya, santet dapat terjadi ketika si penerima telah lalai mengingat Allah SWT. Beberapa hal yang dapat menyebabkan santet diantaranya adalah:

  • Penerima telah lalai tidak lagi mengingat Allah SWT, baik itu dalam bentuk tidak membaca Al-Qur’an.
  • Penerima tidak lagi taat dan beribadah sesuai yang diajarkan Allah SWT
  • Penerima tidak lagi membaca zikir pada pagi, siang, sebelum tidur, dan ketika memasuki ruang kamar mandi.

Dari penyebab di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa biasanya orang yang terkena santet yaitu orang-orang yang jauh dari Allah SWT. Serta tidak pernah menjalankan perintah Allah. Bahkan sebagian dari orang-orang tersebut justru mendekati semua yang dilarang oleh Allah. Maka dari itu satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selalu ingat Allah SWT setiap saat dalam segala aktivitas Anda, berbuat baik terhadap sesama. Serta selalu mengucap syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada Anda. Maka Insya Allah, Allah SWT akan melindungi Anda dari segala macam santet.

 

Posted on

Tips Memakai Jilbab Untuk Wajah Lonjong

 

Pemakaian jilbab memang baiknya menyesuaikan bentuk wajah dari penggunanya karena hal ini akan mempengaruhi penampilannya. Tentunya Anda tidak ingin penampilan berhijabnya salah hanya karena bentuk wajah. Diperlukan cara yang tepat apabila ingin memakai jilbab khususnya untuk yang memiliki wajah lonjong. Ada beberapa tips memakai jilbab untuk bentuk wajah lonjong yang akan kami jelaskan disini khusus untuk Anda. Maka dari itu, berikut kami akan menyampaikan penjelasan tentang beberapa tips memakai jilbab untuk jenis wajah lonjong.

4 Tips Memakai Jilbab Untuk Wajah Lonjong

Memakai jilbab untuk berbagai bentuk wajah memiliki caranya sendiri agar jilbab dan bentuk wajah Anda serasi. Salah satunya untuk Anda yang memiliki bentuk wajah lonjong jga memiliki caranya sendiri dalam memakai jilbab. Hal ini diupayakan agar tidak mengganggu penampilannya hanya karena bentuk wajah tidak sesuai dengan cara memakai jilbabnya. Oleh karenanya, kami akan menjelaskan beberapa tips memakai jilbab untuk jenis wajah lonjong. Berikut ini adalah penjelasannya yang kami sajikan khusus untuk Anda yang memiliki bentuk wajah lonjong dan ingin memakai jilbab yang serasi.

 

  1. Memakai Model Segiempat Inner

Cara pertama yang dapat Anda lakukan apabila ingin menentukan jenis jilbab untuk wajah lonjong adalah menggunakan model segiempat inner. Pemakaian jilbab model inner ini lebih terbuka apabila segiempat yang dipasang melingkari inner atau ciput. Dalam menggunakan inner juga tidak disarankan untuk memakai yang bentuknya kerut agar wajah tidak kelihatan semakin lonjong. Jika Anda memakai inner dengan bentuk yang kerut maka wajahnya akan tetap terlihat semakin lonjong. Sebaiknya untuk menggunakan inner atau ciput yang polos saja agar terlihat sempurna dengan memakai jilbab model segiempat.

2.        Memakai Model Pashmina Lilit

Tips memakai jilbab selanjutnya untuk wajah lonjong dengan menggunakan jilbab model pashmina lilit. Untuk menyesuaikan wajah lonjongnya dengan menggunakan pashmina lilit dengan menyatukan inner yang menutup sebagian dahi. Selain menutup inner untuk sebagian dahi juga dapat menambahkan model hijab dengan lipatan diatas rahang. Dengan memakai model jilbab yang satu ini membuat wajah Anda tidak lagi terkesan lonjong.

3.        Menggunakan Model Layer Sisi

Model jilbab selanjutnya yang dapat digunakan agar wajah tidak terlihat lonjong adalah memakai model layer sisi. Dengan memakai model layer sisi membuat tampilan wajah Anda terkesan lebih bulat dan proporsional. Selain itu dalam tunik modern peran inner terlihat penting karena membantu mengurangi kesan wajah lonjong. Inner tersebut akan menutupi separuh dari bentuk dahi agar bentuk wajah yang lonjong bisa ditutupi dengan menggunakannya. Jilbab model layer sisi terlihat lebih lebar dan memiliki cukup ruang agar menutupi bentuk wajah yang lonjong. Tidak perlu khawatir apabila memiliki wajah lonjong tentunya dapat menggunakan jilbab model layer sisi untuk mengatasinya.

4.      Menghindari Pemakaian Jilbab Terlalu Mancung

Tips atau cara terakhir yang dapat dilakukan untuk pemakaian jilbab untuk wajah lonjong adalah menghindari pemakaian jilbab yang terlalu mancung. Karena dengan memakai jilbab yang terlalu mancung akan membuat wajah Anda semakin terlihat lonjong. Cukup dengan memakai model jilbab yang terkesan bulat saja agar wajahnya terhindar dari bentuk yang lonjong. Tentunya bentuk muka yang lonjong dapat diatasi dengan beberapa cara yang sudah dijelaskan disini.

Tips atau cara memakai jilbab untuk jenis wajah lonjong sudah kami jelaskan. Apabila memiliki bentuk wajah lonjong dan ingin memakai bentuk jilbab yang sesuai maka tepat sekali apabila sudah menyimak penjelasan kami.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted on

Waktu Sholat Istikharah Yang Baik

Shalat adalah tiang agama yang harus tetap dikokohkan oleh kaum muslimin, setiap ummatnya memiliki kewajiban yang sama untuk menjalankanya. Shalat merupakan salah satu ibadah yang ada di dalam islam, dan shalat istikharah adalah bagian dari ibadah shalat. Ibadah ini tergolong ibadah sunnah, yang baik jika di amalkan dan tidak apa-apa bila di tinggalkan.

Bagi kita yang mungkin merasa dalam hidupnya terjadi kegundahan, salahsatu cara untuk menyandarkan kepada allah adalah shalat istkharah, dan berdo’a usai melakukan shalat. Istikharah memang diperuntukkan sebagai jalan untuk meminta suatu petunjuk, dengan shalat yang dilakukan insyaallah akan segera diberikan kemudahan.

Shalat istikharah banyak dilakukan oleh kaum muslimin sebagai media untuk memanjatkan do’a kepada allah, berikut kami berikan penjelasanya: Berikut Jadwal Shalat Digital Dan Waktu Yang Dianjurkan Untuk Shalat Istikharah.

Jadwal Waktu Sholat Istikharah Yang Baik

Pixabay.com
  • Shalat istikharah bisa dilakukan oleh setiap kaum muslim, istikharah bukan berarti harus memiliki masalah dan kemudian menjalankanya. Menjadikan shalat istikharah sebagai amalan setiap hari justru lebih baik dan mendapatkan banyak keutamaan. Ibadah istikharah bisa kita lakukan pada siang hari, asalkan tidak pada waktu-waktu yang di kharamkan untuk menjalankan shalat.
  • Jika anda sulit untuk bangun di sepertiga malam, anda bisa melakukan shalat istikharah sebelum jam dua belas malam. Setelah waktu shalat isya’ masuk. anda diperbolehkan melakukan shalat ini agar setelahnya dapat istirahat dan esoknya tidak mengganggu jadwal shalat subuh.
  • Selain itu, waktu shalat istikharah yang paling di anjurkan adalah pada sepertiga malam sebelum memasuki waktu shalat subuh. Dalam islam, waktu sepertiga malam memiliki banyak keutamaan, rahmad allah mulai diturunkan, dan do’a yang di sanjungkan kepadanya mudah terijabahi. Selama kegiatan anda dalam shalat sunnah, usahakan tidak menggangu waktu shalat subuh, dan akhrnya shalat wajib anda justru terbengkalai.

Dalam agama islam penuh dengan tuntunan, bahkan mulai dari masalah yang enggan untuk di selesaikan kita bisa memohon kepada allah agar diberikan kemudahan melalui shalat istikharah. Begitu mulianya allah memberkan keutamaan kepada shalat istikharah, sangat rugi apabila kita tidak menjalankanya dengan rutin setiap hari. Manusia adalah makhluk yang penuh dengan keterbatasan, oleh sebab itu, sangat diperlukan suatu sandaran baginya, dan satu-satunya sandaran yang baik adalah bersandar kepada allah swt.

Beberapa Keutamaan Dalam Shalat Istikharah

Pixabay.com
  • Orang yang di malam hari melaksanakan shalat istikharah akan mendapatkan ketentraman jiwa dan hati.
  • Siapapun yang rutin menjalankan shalat istikharah akan dimudahkan urusan hidupnya oleh allah.
  • Orang yang menjalankan istikharah akan mendapatkan tambahan nikmat yang melimpah dari allah.
  • Akkah akan menjauhkan orang-orang yang rutin beribadah dari keburukan dunia

Shalat istikharah adalah ibadah sunnah yantg baik untuk di amalkan, serta tidak apa-apa jika tidak dilaksanakan. Akan tetapi, bagi orang yang berkenan mengamalkanya maka ia akan mendapatkan keuramaan yang diberikan allah swt. Selagi kita masih mungkin untuk melakukanya, mar kita laksanakan dengan seksama.

Cara yang lebih baik ketika kita shalat istikharah adalah, membawakan permasalahan yang sedang dialami, dan kemudian panjatkan do’a kepada allah agar dimudahkan dalam menyelesaikanya. Istikharah memang spesifiknya adalah sebagai permohonan petunjuk, oleh sebab itu tidak menjadi masalah apabila kita membawakan suatu masalah ketika akan menghadap allah swt. Demikianlah artikel tentang waktu shalat yang dapat kami sajikan, selamat beribadah dan terimakasih.

Posted on

Barokah Silaturrahmi, Rezeki Menjadi Lapang

Sebagian orang dilanda kesusahan, sebagian lagi dipenuhi dengan kemudahan. Ketika mengalami kegundahan dalam urusan rezeki, perbaikilah ikatan dengan orang lain. Sebab, fadilah silaturahmi ini dapat meluaskan rezeki.

Masalahnya, terkadang orang terlupa dengan hal ini. Apalagi ketika sudah muncul penyakit kebencian. Kondisi ini memicu terputusnya hubungan antar manusia. Tidak mengecualikan siapa orangnya seperti keluarga.

Pemicunya bisa apa saja. Salah satunya berkaitan dengan harta. Karena ketakutan akan kefakiran membuat orang melakukan tindakan yang tidak terpuji. Contohnya dengan menghalalkan segala cara meskipun harus menempuh jalan seperti memutus hubungan.

Ketika ini dilakukan, keberkahan akan hilang. Pada saatnya nanti, orang tersebut akan kehilangan segalanya. Karena ini menjadi penyebab seretnya rezeki.

Pentingnya Menjaga Tali Silaturahmi

Sebaik-baik manusia ialah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Ini tentunya menggambarkan bahwa manusia tidak lepas dari sebuah ikatan. Dicontohkan dengan saling menjaga hingga menolong antar sesama.

Eratnya hubungan membuatnya semakin kokoh. Ukhuwah Islam akan terjaga. Bahkan, tidak mudah terpecah meskipun diterpa oleh banyak prahara atau adu domba.

Hubungan ini tentunya mendapatkan Ridlo Ilahi. Khususnya ikatan yang saling memotivasi untuk menempuh jalan yang benar. Terlebih mau menolong dalam hal kebaikan.

Ikatan seperti ini bukan hanya sebatas hubungan pertemanan di dunia. Nyatanya, ini menjadi ikatan yang bakal membawanya pada keredaan hingga hari pembalasan.

Ketika ikatan ini terjaga, suasana akan terlihat dipenuhi keberkahan. Seseorang akan hidup dalam keadaan tenteram dan bahagia. Tentunya, memberi rasa aman dalam beribadah untuk selalu dekat dengan Allah.

Dasar Hadits Tentang Silaturahmi

Banyak sekali anjuran untuk menjaga hubungan silaturahmi. Anjuran ini berdasarkan pada Hadits nabi saw.

Salah satunya diriwayatkan oleh Imam Tabrani. Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah berkata bahwa sambunglah keluargamu meskipun hanya dengan salam.

Cerminan dari menyambung persaudaraan tidaklah sulit. Seseorang bisa melakukan apa pun demi alasan tersebut. Contohnya hanya melalui salam.

Salam merupakan bentuk sapaan yang berisi sebuah doa. Dipanjatkan secara sederhana, tetapi memiliki makna yang dalam.

Pelafalannya sangat ringan. Tidak memakan waktu, dan sangat baik meskipun hanya diucapkan sekilas ketika Anda melihatnya di berbagai acara.

Sapaan berisi doa ini pun sangat dihargai. Keluarga yang disapa akan merasa bahagia. Kebahagiaan inilah yang membuatnya ingin selalu membalas kebaikan. Bahkan, mau menolong ketika seseorang mengalami kesusahan.

Manfaat Menjaga Silaturahmi

Tidak dibenarkan seseorang memutus hubungan dengan orang lain. Bahkan, mendiamkan orang lebih dari 3 hari saja sebuah kesalahan fatal. Apalagi sampai memutus talinya dengan hal yang sepele.

Sebab, manusia itu makhluk sosial. Memiliki jiwa saling bersosialisasi untuk melakukan aktivitasnya. Terutama dalam menunjang kegiatan beribadah.

Banyak fadilah silaturahmi yang tentunya sangat menguntungkan. Salah satunya menjaga keharmonisan. Baik itu dalam keluarga besar, sahabat seiman dan lain sebagainya.

Salah satu keutamaannya ialah dapat melapangkan rezeki. Secara, hubungan ini membuat orang lain tidak sungkan untuk membantu. Apalagi, ikatan seperti ini telah mendapatkan keredaan Allah sehingga pertolongan tentu lebih cepat dan luar biasa.

Dalam Shohih Bukhori diterangkan bahwa Rasulullah bersabda jika siapa saja yang senang diluaskan rezekinya serta dipanjangkan usianya, maka hendaklah menyambung tali silaturahmi.

Beberapa ulama berpendapat bahwa panjangnya usia tidak luput dari keberkahan umur. Maksudnya, hidupnya di dunia memang telah dipergunakan sebagaimana mestinya. Yakni dalam ketaatan.

Akhirnya, keberkahan umur dan kelapangan rezeki tentunya tidak akan menyulitkan kehidupan di akhirat kelak. Itu semua merupakan bagian dari fadilah silaturahmi. Tentunya tanpa mengesampingkan keutamaan lainnya seperti diulas dalam wisata Nabawi.